Saturday, August 14, 2010

Letusan gunung berapi

a.    Karakteristik
Gejala :
Bahan dasar letusan gunung berapi adalah magma dan akumulasi tekanan gas yang meningkat mengakibatkan terjadinya semburan magma, yang disebut sebagai letusan.  

Karakteristik umum :
•    Hujan abu
•    Arus pyroclastic/awan panas
•    Aliran lumpur atau puing
•    Lahar
•    Gas
•    Tsunami

Hal-hal yang dapat diprediksikan
Ramalan jangka pendek dalam hitungan jam atau bulan, yang dapat dilakukan melalui teknik pemantauan dan observasi seismik, perubahan tanah, pencatatan perubahan hidrotermal, geokimia, dan geoelektrik.


b.    Tingkat Kerentanan
Faktor penyebab kerentanan
•    Gunung yang kaya tanah (subur) menarik perhatian orang-orang untuk menetap.
•    Struktur dengan desain atap yang tidak tahan terhadap akumulasi abu, akan sangat rentan bahkan dalam jarak bermil-mil dari gunung berapi.

Dampak yang khas
•    Korban – luka, terbakar, aspaksia, keracunan gas, air terkontaminasi bahan kimia.
•    Kerusakan struktur – Arus pyroclastic akan menghancurkan segala sesuatu yang dilewatinya. Abu dapat merusak struktur bangunan/benda tinggi. Abu panas menyebabkan kebakaran. Banjir merupakan hasil dari terputusnya atau berbeloknya arus air. Arus lumpur dapat menyebabkan kerusakan bangunan atau benda lain.
•    Persediaan makanan dan hasil panen – kerusakan disebabkan karena arus abu, lumpur, pyroclastic atau lahar. Peternakan mungkin juga akan terkena dampaknya

c.    Hal yang perlu dipertimbangkan
Upaya mengurangi tingkat resiko
•    Relokasi/penampungan
•    Manajemen pemanfaatan tanah
•    Evakuasi

Upaya kesiapsiagaan
•    Pemantauan aktifitas gunung berapi
•    Pengembangan rencana kedaruratan gunung berapi
•    Pelatihan dan partisipasi masyarakat

Kebutuhan paska bencana
•    Evakuasi
•    Bantuan medis darurat
•    Survey penilaian kerusakan dan kebutuhan
•    Bantuan pangan, sandang
•    Relokasi/penampungan
•    Pemulihan ekonomi

No comments:

Post a Comment