Tuesday, August 31, 2010

13 Tips Menghindari Pencurian HP



1. Tangkap pencuri HP, gebukin rame-rame trus bawa ke kantor polisi.
2. Pasang alarm sensor suara, infra-red, getaran, ultrasonik, dan sebagainya di sekitar HP.
3. Kamuflase-kan HP, misalnya dibungkus daun pisang, biar dikira pepesan.
4. Pakailah HP Siemens S4 (atau yang bentuknya seperti itu), trus taruh di dapur, pasti pencuri nyangka itu ulekan sambel.
5. Taruh HP di rumah, bawa pager, minta isteri kirim message lewat pager, supaya cepat-cepat pulang kalau HP-nya bunyi.
6. Beli HP mainan di lampu merah, pajang di dashboard mobil, HP yang betulan diumpetin.

7. Pakai HP 3 in 1, maksudnya satu HP untuk tiga orang, disamping irit, banyak yang ngejagain dan juga bermanfaat untuk menjalin kekompakan antar teman, karena kemana-mana harus sama-sama.
8. Pilihlah HP model one touch button, biar pencuri bingung makainya. Kalau HP model begini nggak ada di pasaran, ya... berarti memang belum diproduksi.

Beli Pembalut


Soni, 10 tahun, bersama adik lelakinya yang berumur lima tahun pergi ke sebuah toko dan membeli pembalut.
Ketika mengulurkan pembalut tersebut, pemilik toko berkata, "Pasti buat Mamamu ya ?"
"Bukan kok, bukan buat Mama," kata Soni.
"Kalau begitu pasti buat kakak perempuanmu," kata pemilik toko.
"Nggak. Bukan untuk kakak perempuanku," kata Soni.
"Kalau begitu untuk siapa pembalut ini ?" tanya pemilik toko.

"Untuk adikku ini. Dia ingin bisa naik sepeda tapi aku nggak bisa ngajarin.Kata iklan, dengan memakai pembalut ini kita bisa berenang dan bersepeda."

LOMBA PMR-PMI Memperingati HUT Ke-65 RI dan HUT Ke-65 PMI

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan seni hari ini oleh aktivitas dalam semangat tinggi dan kompetitif. Persiapan dan fasilitas infrastruktur dan kemampuan sendiri, khususnya di bidang pengembangan keterampilan yang sangat diperlukan sesuatu dalam upaya untuk membangun sumber daya manusia yang lebih berkualitas.

Untuk membentuk sumber daya manusia yang kuat dan siap untuk melaksanakan pembangunan, tentu harus dilakukan pembangunan dini melalui berbagai bentuk pendidikan, baik formal maupun non.

SEJARAH SINGKAT PMI

Berdirinya Palang Merah di Indonesia sebetulnya sudah dimulai sebelum Perang Dunia II, tepatnya 12 Oktober 1873.Pemerintah Kolonial Belanda mendirikan Palang Merah di Indonesia dengan nama Nederlandsche Roode Kruis Afdeeling Indiƫ (NERKAI) yang kemudian dibubarkan pada saat pendudukan Jepang.
Perjuangan mendirikan Palang Merah Indonesia (PMI) diawali 1932. Kegiatan tersebut dipelopori dr RCL Senduk dan dr Bahder Djohan dengan membuat rancangan pembentukan PMI. Rancangan tersebut mendapat dukungan luas terutama dari kalangan terpelajar Indonesia, dan diajukan ke dalam Sidang Konferensi Narkei pada 1940, akan tetapi ditolak mentah-mentah
.
Rancangan tersebut disimpan menunggu saat yang tepat. Seperti tak kenal menyerah pada saat pendudukan Jepang mereka kembali mencoba untuk membentuk Badan Palang Merah Nasional, namun sekali lagi upaya itu mendapat halangan dari Pemerintah Tentara Jepang sehingga untuk yang kedua kalinya rancangan tersebut kembali disimpan.

Organisasi PMI


SEJARAH :

Upaya pendirian organisasi Palang Merah Indonesia sudah dimulai semenjak Perang Dunia ke II oleh Dr. RCL senduk  dan Dr. Bahder Djohan, di mana sebelumnya telah ada organisasi Palang Merah di Indonesia yang bernama Nederlands Rode Kruis Afdeling Indie ( NERKAI )  yang didirikan oleh Belanda. Tetapi upaya – upaya ini masih ditentang oleh pemerintah kolonial Belanda dan Jepang.

Pada tahun 1945, setelah Indonesia merdeka, atas Instruksi Presiden Soekarno, maka  dibentuklah Badan Palang Merah Indonesia oleh Panitia Lima, yaitu :

1.     Ketua           : Dr. R. Mochtar
2.     Penulis          : Dr. Bahder Djohan
3.     Anggota        : Dr. Djoehana
                                         Dr. Marzuki
                                         Dr. Sitanala
         
Sehingga pada tangal 17 September 1945 tersusun Pengurus Besar PMI yang pertama dilantik oleh Wapres RI Moch. Hatta sekaligus beliau sebagai Ketuanya.

SEJARAH PMR


PALANG MERAH REMAJA (PMR)

Terbentuknya Palang Merah Remaja dilatar belakangi oleh terjadinya Perang Dunia I (1914 – 1918) pada waktu itu Australia sedang mengalami peperangan. Karena Palang Merah Australia kekurangan tenaga untuk memberikan bantuan, akhirnya mengerahkan anak-anak sekolah supaya turut membantu sesuai dengan kemampuannya. Mereka diberikan tugas – tugas ringan seperti mengumpulkan pakaian-pakaian bekas dan majalah-majalah serta Koran bekas. Anak-anak tersebut terhimpun dalam suatu badan yang disebut Palang Merah Remaja.

Pada tahun 1919 didalam siding Liga Perhimpunan Palang Merah Internasional diputuskan bahwa gerakan Palang Merah Remaja menjadi satu bagian dari perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Kemudian usaha tersebut diikuti oleh Negara-negara lain. Dan pada tahun 1960, dari 145 Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sebagian besar sudah memiliki Palang Merah Remaja.

Friday, August 27, 2010

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA MEMPERINGATI HUT KE-65 RI DAN HUT KE-65 PMI

PETUNJUK PELAKSANAAN
LOMBA PALANG MERAH REMAJA TINGKAT KABUPATEN
DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT KE-65 RI DAN HUT KE-65 PMI
TAHUN 2010

___________________________________________________________________________________


I. UMUM

A. UMUM
Untuk lebih mempertegas segala ketentuan serta jalannya acara LOMBA PMR TAHUN 2010.
Dengan dikeluarkan petunjuk teknis ini diharapkan seluruh panitia, peserta serta semua unsur yang terlibat dapat mengetahui serta memahami lebih dalam tentang segala ketentuan/peraturan dan jalannya acara LOMBA PMR dalam rangka HUT ke-65 RI Dan PMI tahun 2010. 

B. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Petunjuk teknis ini hendaklah digunakan sebagai pegangan dasar, baik oleh panitia pelaksana maupun peserta dalam persiapan untuk menghadapi acara LOMBA PMR.
2. Dengan melaksanakan petunjuk teknis ini, maka acara LOMBA PMR dalam rangka HUT ke-65 RI dan PMI tahun 2010 akan berjaIan dengan Iancar, baik, tertib/teratur sesuai dengan rencana.